Samarinda – Menjelang akhir tahun, Satuan Brigade Mobil (Brimob) Polda Kalimantan Timur semakin mengintensifkan kegiatan pengamanan rumah ibadah sebagai wujud komitmen dalam menjaga kerukunan dan stabilitas keamanan. Pada hari Minggu (14/12/2025), tim patroli Kompi 2 Batalyon B Pelopor Samarinda, yang dipimpin oleh Aipda Jerry Tumpia dan didampingi empat personel, melaksanakan patroli pengamanan ibadah umat Nasrani di wilayah Kota Samarinda.
Patroli pengamanan tersebut terfokus pada tiga lokasi gereja yang menjadi pusat kegiatan ibadah besar. Gereja GPSI Jemaat Filadelfia di Rapak Dalam, Kecamatan Loa Janan Ilir, serta Gereja GPIB Jemaat Gebron dan Gereja GBI Keluarga Imamat Rajani yang keduanya berlokasi di Jalan Manunggal 2 Mesjid, Kecamatan Samarinda Seberang, menjadi sasaran utama. Diketahui, total jemaat yang mengikuti ibadah di tiga gereja tersebut mencapai kurang lebih 500 orang.
Kehadiran personel Brimob di sekitar lokasi ibadah merupakan langkah preventif guna memastikan jemaat dapat menjalankan ritual keagamaan mereka dengan rasa aman dan tenteram. Tim patroli melakukan pemantauan area, pengaturan arus lalu lintas seperlunya, serta berkoordinasi erat dengan petugas keamanan gereja setempat. Upaya ini dilakukan untuk mengeliminasi potensi gangguan Kamtibmas sekecil apapun.
Berdasarkan hasil pemantauan selama kegiatan berlangsung, situasi Kamtibmas di ketiga gereja yang berada di Loa Janan Ilir dan Samarinda Seberang terpantau aman dan tertib. Seluruh rangkaian ibadah pagi dapat terlaksana dengan khidmat tanpa adanya hambatan. Keberhasilan ini menunjukkan kolaborasi yang efektif antara aparat keamanan dan kesadaran toleransi masyarakat Samarinda.
Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol. Andy Rifai, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pengamanan ibadah adalah tugas prioritas yang tidak mengenal hari libur. “Kami menjamin setiap warga negara dapat beribadah sesuai keyakinannya dengan aman. Kehadiran kami di gereja-gereja ini adalah influencer nyata dari semangat toleransi dan Bakti Brimob untuk masyarakat, demi terwujudnya Kamtibmas yang kondusif di Kalimantan Timur,” tegas Kombes Pol. Andy Rifai.
