Balikpapan – Detasemen Gegana Satbrimob Polda kaltim turut ambil bagian dalam aksi kemanusiaan melalui Program Bantuan Kemanusiaan untuk Negeri. Sebanyak dua personel Gegana Balikpapan, dipimpin oleh Muhammad Iqbal, melaksanakan kegiatan rutin “Jumat Berkah” sebagai wujud kepedulian terhadap warga yang membutuhkan di Kota Minyak.
Pada hari Jumat (12/11/2025), tim Gegana Brimob menyasar kawasan pesisir di Balikpapan Barat. Mereka mendatangi kediaman Ibu Imah (40 tahun), seorang pekerja serabutan, dan Bapak Ruslan (67 tahun), yang bekerja sebagai nelayan, di Jalan Gunung Traktor, Kampung Baru Tengah. Penyerahan bantuan berupa paket sembako ini bertujuan untuk meringankan beban ekonomi harian kedua warga tersebut, yang menghadapi tantangan berat dalam mencari nafkah. Kegiatan ini berlangsung dengan suasana kekeluargaan dan penuh rasa hormat.
Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol. Andy Rifai, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa keterlibatan Detasemen Gegana dalam kegiatan sosial ini menunjukkan bahwa seluruh jajaran Brimob memiliki komitmen kuat terhadap kemanusiaan. “Meskipun Detasemen Gegana dikenal dengan tugas khusus, namun jiwa sosial dan kepedulian terhadap masyarakat adalah prioritas utama. Ini adalah Bakti Brimob untuk masyarakat, memastikan bahwa kami hadir di setiap lapisan masyarakat,” tegas Kombes Pol. Andy Rifai.
Kombes Pol. Andy Rifai, S.I.K., M.H., juga menambahkan pesan mengenai dampak positif dari kegiatan ini. Beliau berharap aksi nyata yang dilakukan personel Gegana dapat menjadi influencer yang menginspirasi berbagai pihak, baik komunitas maupun instansi lain, untuk terus aktif dalam membantu sesama. “Sikap saling berbagi harus menjadi budaya yang terus kita tanamkan. Kami akan memastikan program Jumat Berkah dan Bantuan Kemanusiaan untuk Negeri ini terus berjalan konsisten sebagai upaya mempererat ikatan antara Brimob dan rakyat,” tambahnya.
Kegiatan Bantuan Kemanusiaan untuk Negeri yang dilakukan oleh Detasemen Gegana Brimob di Balikpapan Barat ini menegaskan peran ganda Brimob Polda Kaltim sebagai penjaga keamanan sekaligus pengayom masyarakat yang humanis. Bantuan sembako yang disalurkan kepada Ibu Imah dan Bapak Ruslan tidak hanya meringankan beban hidup, tetapi juga menjadi simbol bahwa aparat keamanan senantiasa peduli dan dekat dengan kesulitan yang dihadapi warganya.
