Samarinda – Mengawali lembaran tahun 2026 dengan aksi nyata bagi sesama, Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur kembali turun ke lapangan untuk menjalankan misi kemanusiaan. Pada Jumat pagi (02/01/2026), sebanyak tiga personel dari Batalyon B Pelopor Samarinda yang dipimpin oleh Bripda Dedi Wiratama melaksanakan program “Bantuan Kemanusiaan untuk Negeri”. Kegiatan bertajuk “Jumat Berkah” ini menyasar warga yang membutuhkan uluran tangan di wilayah Samarinda Seberang, sebagai wujud nyata komitmen Polri dalam memberikan perlindungan serta pelayanan terbaik bagi masyarakat di awal tahun yang baru.
Aksi kepedulian kali ini difokuskan di Jalan Sultan Hasanuddin, Gang Langgar RT. 009, Kelurahan Baqa, Kecamatan Samarinda Seberang. Personel Brimob menyambangi kediaman Bapak Hafid yang telah berusia 72 tahun dan Ibu Indo Tang yang berusia 59 tahun untuk menyerahkan paket bantuan sembako secara langsung. Melalui pendekatan door-to-door, bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban kebutuhan pokok para lansia tersebut sekaligus mempererat hubungan emosional antara aparat kepolisian dengan warga di lingkungan pemukiman padat penduduk, sehingga tercipta kedekatan yang harmonis antara Brimob dan rakyat.
Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol. Andy Rifai, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa program ini adalah implementasi berkelanjutan dari filosofi “Bakti Brimob untuk Masyarakat”. Beliau menyampaikan bahwa setiap personel harus memiliki kepekaan sosial yang tinggi terhadap kondisi warga di wilayah tugasnya. “Tahun boleh berganti, namun semangat kami untuk berbagi tidak akan pernah surut. Membantu sosok seperti Bapak Hafid dan Ibu Indo Tang adalah tanggung jawab moral kami sebagai pelindung dan pengayom. Kami ingin memastikan kehadiran Brimob dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat yang membutuhkan,” ujar Kombes Pol. Andy Rifai.
Sebagai influencer dalam menjaga solidaritas sosial, Kombes Pol. Andy Rifai, S.I.K., M.H., juga mengajak seluruh elemen masyarakat Samarinda untuk terus menghidupkan semangat gotong royong di lingkungannya masing-masing. Beliau menekankan bahwa kepedulian terhadap tetangga dan warga kurang mampu adalah kunci utama dalam menjaga kedamaian serta stabilitas daerah. “Mari kita jadikan awal tahun 2026 ini sebagai momentum untuk memperkuat persaudaraan. Jangan pernah lelah berbuat baik, karena sekecil apa pun kepedulian kita, akan sangat berarti bagi mereka. Mari kita jaga keharmonisan Bumi Etam melalui aksi kasih yang nyata,” pungkasnya.
