Cepat Tanggap Karhutla, Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Kaltim Amankan Lahan Sawit dan Pemukiman di Sangatta Selatan


KUTAI TIMUR – Personel Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Kaltim kembali bergerak cepat menanggulangi peristiwa kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan KM 3 Sangatta Selatan, Desa Sangatta Selatan, Kecamatan Sangatta Selatan, Kabupaten Kutai Timur, pada Minggu (13/9/2026). Aksi pemadaman darurat yang dipimpin langsung oleh Ipda Sriyono, S.H., ini dilaksanakan mulai pukul 14.40 hingga 16.00 WITA. Berkat kesigapan dan respon cepat petugas di lapangan, kobaran api yang membakar lahan hutan seluas kurang lebih 1 hektar di sekitar pemukiman warga dan perkebunan sawit tersebut berhasil dilokalisir serta dipadamkan sepenuhnya.

Komandan Satuan Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol. Ronny Suseno, S.I.K., M.H., menegaskan pentingnya kesiapsiagaan jajarannya dalam meminimalisir dampak ancaman Karhutla di wilayah hukum Polda Kaltim. “Kesiapsiagaan penuh personel Batalyon B Pelopor di lapangan merupakan wujud nyata komitmen Brimob Polda Kaltim dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat serta mengamankan area perkebunan warga. Kebakaran lahan yang berdekatan dengan area pemukiman dan kebun sawit memiliki potensi bahaya tinggi, sehingga tindakan pemadaman yang cepat serta terukur sangat vital guna mencegah kerugian ekonomi maupun ancaman keselamatan yang lebih luas,” tegas Kombes Pol. Ronny Suseno.

Sejalan dengan hal tersebut, Kabag Ops Satbrimob Polda Kaltim, AKP Nugroho Widihyanto, S.H., M.H., turut mengimbau masyarakat untuk senantiasa menjaga lingkungan dari potensi munculnya titik api. “Sinergi antara aparat penegak hukum dan seluruh elemen masyarakat adalah kunci utama dalam mencegah terjadinya Karhutla. Kami mengimbau warga agar tidak melakukan pembukaan atau pembersihan lahan dengan cara dibakar, serta segera melapor apabila mendapati potensi bahaya kebakaran. Personel Satbrimob Polda Kaltim selalu siap sedia diterjunkan kapan pun dibutuhkan,” pungkasnya. Seluruh rangkaian penanganan Karhutla berakhir pada sore hari dengan situasi lokasi yang terkendali, aman, dan kondusif.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *