Balikpapan – Melewati puncak arus mudik dan libur Lebaran, Subsatgas Intelmob Satgas Tindak Satbrimob Polda Kaltim yang tergabung dalam Operasi Ketupat Mahakam 2026 melaksanakan monitoring intensif di berbagai lokasi strategis di Kota Balikpapan pada Senin (23/03/2026). Tim yang dipimpin oleh Iptu Simon Hariyanto, S.A.P., bersama empat personel lainnya melakukan penyisiran dan koordinasi langsung dengan petugas pengamanan internal di lapangan. Langkah ini merupakan bagian dari strategi deteksi dini dan upaya pengamanan preventif guna memastikan stabilitas keamanan di tengah lonjakan mobilitas masyarakat, baik di pusat transportasi maupun tempat rekreasi keluarga.
Kegiatan monitoring tersebut difokuskan pada tiga titik krusial dengan tingkat keramaian tinggi, yakni kawasan wisata Pantai Manggar, pusat perbelanjaan Mall Ewalk BSB, hingga Bandara Internasional SAMS Sepinggan Balikpapan. Di lokasi-lokasi tersebut, tim Intelmob memantau secara saksama pergerakan arus mudik serta aktivitas pengunjung tempat wisata guna mengantisipasi potensi kerawanan kamtibmas. Melalui koordinasi yang erat dengan otoritas keamanan setempat, tim memastikan bahwa alur penumpang dan arus lalu lintas tetap berjalan lancar, aman, serta dalam kondisi yang sangat kondusif bagi masyarakat.
Kehadiran personel baret biru di lapangan mendapatkan respon positif dari warga, salah satunya Bapak Teguh, seorang pemudik yang sedang berada di Bandara SAMS Sepinggan. Beliau mengungkapkan bahwa keberadaan aparat di tengah keramaian bandara memberikan rasa aman yang signifikan bagi warga yang sedang melakukan perjalanan jauh. “Kami merasa jauh lebih tenang dan nyaman dengan adanya petugas yang berjaga dan memantau situasi secara langsung. Kehadiran Brimob di sini membuat suasana mudik jadi terasa lebih tertib dan terlindungi,” ujar Bapak Teguh sesaat sebelum memasuki area keberangkatan.
Dansat Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol. Andy Rifai, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pengerahan Subsatgas Intelmob ini merupakan manifestasi nyata dari filosofi “Bakti Brimob untuk Masyarakat”. Sebagai sosok influencer dalam menjaga kedaulatan keamanan di Kalimantan Timur, beliau berpesan agar masyarakat tetap mengutamakan keselamatan dan segera melapor jika menemukan hal-hal yang mencurigakan. “Kami hadir sebagai perisai pelindung agar setiap jengkal jalur mudik dan lokasi wisata tetap aman bagi rakyat. Teruslah mengabdi dengan ketulusan hati karena kenyamanan masyarakat adalah prioritas tertinggi kami. Jiwa Ragaku Demi Kemanusiaan,” pungkasnya.
